Pengajuan online KTA Bank dan pinjaman tanpa agunan non bank

Tips Memilih Pinjaman Tanpa Agunan yang Paling Tepat

Memilih pinjaman tanpa agunan yang paling tepat dari salah satu jasa perbankan di Indonesia memang butuh kejelian dan kesabaran. Pasalnya jika kita terburu-buru asal mengajukan kredit bisa jadi suatu saat nanti justru akan menjadi boomerang bagi diri kita sendiri. Lantas apa saja yang perlu kita perhatikan dalam memilih perbankan guna mengajukan kredit tanpa agunan? simak tips berikut agar mempermudah kita dalam melakukan pelunasan sesuai dengan harapan.

Dewasa ini jasa perbankan secara besar-besaran melakukan inovasi produk mereka mulai dari pinjaman tanpa jaminan, kredit usaha rakyat, pinjaman modal kerja, hingga penjaman yang bersifat konsumtif seperti kredit pemilikan rumah (KPR), hingga pembiayaan pernikahan dan liburan.

tips-memilih-pinjaman-tanpa-agunan-yang-paling-tepat
Hal ini tentu saja sangat menarik para nasabah untuk sesegera mungkin melakukan pengajuan sesuai dengan kebutuhan mereka. Namun disisi lain kepahaman para debitur seolah masih nol besar sehingga terkadang merasa heran dan kaget akan cicilan yang mesti mereka bayarkan tiap bulan.

Belum lagi suku bunga yang diberlakukan dalam jenis kredit yang tergolong kompetitif namun cukup cerdas menarik nasabahnya.

Untuk itu sebagai calon debitur cerdas kita musti berfikir dua kali dalam memilih pinjaman tanpa agunan yang paling tepat untuk kita pribadi. Adapun tips dalam memilih dapat kita lakukan sebagaimana di bawah ini.

Kenali Perbankan

Tips pertama dalam memilih pinjaman tanpa agunan ialah mengenali perbankan tempat Anda akan mengajukan KTA. Pastikan jika bank tersebut merupakan perbankan berpengalaman serta terpercaya. Hal ini setidaknya dapat kita lihat dari jumlah nasabah yang melakukan pengajuan aplikasi kredit di bank tersebut.

Anda bisa menanyakan langsung pada customer service ketika hendak melakukan pengajuan apakah dalam bulan yang sama bank tersebut telah menyetujui pengajuan debitur lain atau tidak serta tanyakan pula berapa jumlah platfond yang diterima debitur tersebut.

Hal ini bisa menjadi pertimbangan Anda apakah perbankan tersebut memiliki reputasi baik atau tidak dan apakah sesuai dengan harapan Anda atau tidak.

Kenali persyaratan dan suku bunga

Hampir seluruh bank di Indonesia memberikan persyaratan bagi debitur yang akan melakukan pengajuan aplikasi kredit baik bersifat umum maupun khusus. Hal ini tentunya menjadi kebijakan perusahaan guna meminimalisir resiko terjadinya kredit macet.

Perlu kita garis bawahi bahwa persyaratan biasanya berbanding terbalik dengan suku bunga yang musti kita bayarkan. Di lain sisi para debirut seolah sangat tertarik dengan persyaratan mudah yang diberikan oleh perbankan dalam mengajukan kredit.

Sebagai contoh pinjaman tanpa agunan yang bersifat payroll dan non payroll. Bagi para karyawan yang tidak menerima gaji melalui perbankan tertentu biasanya akan tertarik dengan kredit non payroll yang ditawarkan karena tergolong lebih ramah dan mudah dalam hal persyaratan. Namun jika kita cermati lebih jauh besaran suku bunga yang harus dibayarkan dalam kredit non payroll mayoritas lebih besar jika dibandingkan dengan kredit payroll.

Hal di atas sekedar contoh saja agar kita tidak mudah tertarik hanya karena persyaratan mudah dalam melakukan pinjaman. Dengan kata lain memilih pinjaman dengan suku bunga paling rendah masih menjadi pilihan paling cerdas bagi seorang debitur. Baca KTA CIMB Niaga Kredit Tanpa Agunan Proses Cepat.

Pilih Waktu Cicilan Paling Tepat

Biasanya pilihan jangka waktu pelunasan kredit yang kita ajukan akan ditawarkan pada awal pengajuan aplikasi kredit. Tak sedikit dari para debirut memilih jangka waktu pelunasan yang paling lama misal selama lima bahkan sepuluh tahun sesuai dengan tawaran perbankan tempat pengajuan.

Pertimbangan memilih jangka waktu pelunasan paling lama tentunya untuk memperkecil nominal angsuran tiap bulannya. Namun perlu kita perhatikan bersama bahwa semakin lama kita melakukan pelunasan berarti secara menyeluruh bunga yang akan kita bayarkan lebih besar.

Contoh:

Bank ABC  memberikan pinjaman senilai 20 juta rupiah dengan 3 pilihan jangka waktu cicilan.
  • A Cicilan sebesar Rp 1.841.667,- selama 12 bulan dengan total pembayaran Rp 22.100.000,-
  • B Cicilan sebesar  Rp   747.222,- selama 36 bulan dengan total pembayaran Rp26.900.000,-
  • C Cicilan sebesar   Rp541.667,- selam 60 bulan dengan total pembayaran Rp 32.500.000,-
Dari 3 pilihan waktu pelunasan di atas ada baiknya kita memilih jangka waktu yang paling pendek. Hal ini dimaksudkan agar perekonomian keluarga tidak terganggu terlalu lama, terlebih perkembangan ekonomi dewasa ini tidak dapat diprediksikan dalam jangka waktu yang panjang. Namun perlu kita perhatikan juga berapa jumlah pendapatan kita per bulan. Biasanya perbankan akan memberikan cicilan maksimal senilai 40% dari pendapatan bulanan debiturnya. Simak tabel angsuran KTA Mandiri.

Pahami pembiayaan

Selain suku bunga ada baiknya kita pahami terlebih dahulu berbagai macam pembiayaan yang akan dikenakan pada debitur. Adapun pembiayaan selain suku bunga yang perlu kita cermati antara lain sbb:
  • Biaya provisi
  • Biaya asuransi
  • Denda keterlambatan
  • Biaya pelunasan dipercepat
  • Dll
Dengan keempat tips memilih pinjaman tanpa agunan yang paling tepat di atas setidaknya kita bisa memilih perbankan terbaik untuk melakukan pengajuan pinjaman guna memenuhi kebutuhan kita.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Tips Memilih Pinjaman Tanpa Agunan yang Paling Tepat