Syarat dan Cara Mengajukan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) BNI Syariah

Syarat dan Cara Mengajukan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) BNI Syariah

Advertisement
Advertisement
KKB BNI Syariah – Keberadaan kendaraan bermotor  maupun roda empat (Mobil) di Indonesia semakin bertambah. Tak heran jika sebagian masyarakat menganggap bahwa sepeda motor dan mobil bukan merupakan barang mewah lagi. Maraknya masyarakat yang berkeinginan untuk membeli kendaraan bermotor dengan sistem kredit menumbuhkan kepercayaan diri BNI Syariah dalam menawarkan produk pembiayaan kredit kendaraan bermotor (KKB) yang lebih dikenal dengan sebutan BNI Syariah Otomotif.

Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) BNI Syariah muncul karena keinginan perbankan berbasis islam tersebut mengambil sebagian pasar kredit otomotif di Indonesia. Terlebih produsen otomotif kelas dunia semakin marak meluncurkan Mobil dengan harga terjangkau khusus pangsa pasar di Indonesia dan beberapa negara lain seperti India dan Malaysia.
syarat-kredit-kkb-bni-syariah
Di sisi lain kecerdasan konsumen di Indonesia semakin hari semakin terlihat dalam setiap menerima penawaran produk dan jasa sehingga membandingkan keunggulan antara satu produk dengan produk yang lain menjadi hal wajar sebelum membeli sesuatu. Demikian pula dengan keberadaan dealer kendaraan bermotor dan perusahaan leasing yang sangat erat hubungan kerjasamanya.

Jika pada beberapa tahun yang lalu seseorang yang ingin membeli kendaraan secara kredit langsung mendatangi dealer bersangkutan dan melakukan pengajuan melalui perusahaan leasing (non perbankan) yang telah ditunjuk hal ini sangat berbeda dengan saat ini di mana para konsumen membandingkan terlebih dahulu keuntungan dan kerugian antara membeli kendaraan bermotor secara kredit melalui perusahaan leasing maupun melalui perbankan yang berani menawarkan suku bunga lebih kompetitif. Karena kondisi seperti tersebut di atas tak heran jika produk KKB BNI Syariah cukup mendapatkan kepercayaan di mata nasabah nya.

Keunggulan

Bukan rahasia lagi jika perbankan syariah di Indonesia banyak diminati karena keunggulan pada sistem yang berlaku yakni sesuai dengan hukum islam. Selain itu KKB BNI Syariah banyak dipilih oleh konsumen karena keunggulan di bawah ini.
  • Syarat dan proses pengajuan mudah sehingga memungkinkan siapapun mengajukan pembiayaan kendaraan bermotor.
  • Plafon pinjaman sangat fleksibel mulai dari RP 5 Juta hingga Rp 1 Miliyar sehingga dapat diajukan untuk pembelian jenis kendaraan bermotor roda dua (Sepeda Motor), maupun roda empat (Mobil).
  • Akad yang digunakan yakni Murabahah dimana secara islam hukum tersebut berarti hukum jual beli antara perbankan dan debitur sehingga tidak ada ungkapan bunga ataupun riba dalam proses tersebut.
  • Tenor pembiayaan cukup panjang antara satu hingga lima tahun sehingga nasabah diringankan dalam proses angsuran atau cicilan bulanan sesuai jangka waktu yang diambil.
  • Nominal angsuran flat atau tetap sehingga memudahkan nasabah dalam mengatur keuangan pribadi.
  • Drop Paiment ringan, bahkan pada kondisi-kondisi tertentu tidak diperlukan DP atau uang muka khususnya untuk jenis pembiayaan sepeda motor.
Selain keunggulan di atas BNI Syariah juga menawarkan kemudahan selama proses angsuran berlangsung. Layanan autodebit dapat dilakukan melalui rekening BNI baik syariah maupun konvensional.

Syarat dan Cara Pengajuan

Sebagaiman yang telah kita singgung di atas, syarat dan proses pengajuan KKB BNI Syariah sangat mudah dan cepat. Berikut merupakan syarat dan cara mengajukan kredit kendaraan bermotor (KKB) BNI Syariah.
  • Berkewarganegaraan Indonesai dibuktikan dengan FC Identitas diri.
  • Memenuhi ketentuan usia di atas 21 tahun dan maksimal 60 tahun pada saat angsuran berakhir.
  • Tercatat sebagai karyawan tetap di salah satu perusahaan dengan masa kerja setidaknya 24 bulan yang dapat dibuktikan dengan surat keterangan dari tempat bekerja.
  • Memiliki penghasilan tetap dibuktikan dengan bukti penerimaan upah atau slip gaji.
  • Menyertakan dokumen informasi kendaraan yang akan dibeli (dari pihak dealer).
Cara mengjukan KKB BNI Syariah dapat kita lakukan dengan terlebih dahulu mencari informasi tentang harga dan jenis kendaraan yang akan kita beli. Setelah itu kita bisa mendatangi kantor pelayanan BNI Syariah untuk melakukan proses pengajuan pembiayaan BNI Syariah Otomotif atas kendaraan yang akan kita beli.

Perlu kita garis bawahi bahwa kelengkapan dokumen serta kebenaran dalam mengisi formulir pengajuan sangat berpengaruh pada proses persetujuan KKB itu sendiri.

Biaya dan Agunan

Hal ini perlu kita ketahui pula sebelum mengajukan KKB BNI Syariah, sebagai lembaga keuangan suatu hal wajar jika terdapat beberapa biaya lain seperti biaya asuransi jiwa kredit, biaya asuransi kendaraan, biaya materai pada proses perjanjian pembiayaan, dan lain sebagainya.

Selain biaya agunan yang dijadikan sebagai jaminan tidak berbeda dengan sisem yang berlaku pada layanan pembiayaan kredit kendaraan bermotor lain yakni berupa Bukti Kepemilikan Kendaraan Bermotor (KKB) dari kendaraan yang dibiayai tersebut.

Demikian sekilas tentang keunggulan, syara dan cara mengajukan kredit kendaraan bermotor (KKB) Bank BNI Syariah. Untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi kantor perwakilan BNI Syariah baik untuk menanyakan ketentuan terbaru, uang muka (DP) yang diperlukan, serta simulasi angsuran bulanan dengan nominal pembiayaan tertentu.
Advertisement
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+