Pengajuan online KTA Bank dan pinjaman tanpa agunan non bank

Program Bantuan Pangan Non Tunai dan Manfaatnya

Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) adalah salah satu inovasi baru pemerintah Indonesia dalam memberikan subsidi bagi keluarga miskin. Jika sebelumnya kita mengenal bantuan berupa beras atau “raksin” kini masyarakat yang telah terdaftar sebagai penerima manfaat dapat membelanjakan bantuan tersebut untuk keperluan lain seperti minyak goreng, telur, dan bahan pangan lain.

Tepatnya pada tanggal 23 Februari yang lalu Presiden Jokowi secara simbolis meluncurkan Program Bantuan Pangan Non Tunai di Gelanggang Olah Raga Cibubur Jakarta Timur. Rencananya BPNT akan disalurkan pada 1,4 juta keluarga miskin di 45 kota dan 6 kabupaten pada tahap pertama.
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) via Kominfo.go.id

Mengenal BPNT dan E-Warong

BPNT adalah inovasi baru skema penyaluran bantuan sosial yang akan menggantikan program bantuan langsung. Program ini diluncurkan untuk meminimalisir penyelewengan bantuan sosial. Dengan adanya program ini tentunya pemberian bantuan tidak lagi disalurkan secara langsung sebagaimana sebelumnya baik melalui raskin maupun PKH.

Untuk itu pemerintah bersama stakeholder lain telah mempersiapkan fasilitas yang dibutuhkan berupa E-Warong (Elektronik Warung Gotong Royong) dan kartu “Kombo”.

Lebih lanjut E-Warong adalah warung yang menjadi agen suatu Bank, pedagang, maupun pihak lain yang memiliki kerja sama dengan perbankan penyalur program (BRI, BNI, Mandiri, dan BTN). Dengan fasilitas kartu kombo nantinya Keluarga Penerima Manfaat dapat belanja melalui E-Warong secara non tunai. Adanya inovasi ini tentu akan lebih efektif sekaligus mampu membantu KPM sesuai apa yang dibutuhkan. Keluarga Penerima Manfaat sendiri diambil dari daftar Program Keluarga Harapan yang telah melalui verifikasi.

Program BPNT rencananya akan dilaksanakan secara bertahap dengan target pencapaian 10 juta KPM di tahun 2018 mendatang. Tidak heran jika saat ini program BPNT baru diprioritaskan di kota dan beberapa kabupaten karena memang baru pada tahap pertama. Sistem Monitoring Online juga telah disiapkan untuk melakukan monitoring sekaligus memantau penyaluran program tersebut.

Sebelumnya pemerintah telah melakukan uji coba penyaluran Bantun Pangan Non Tunai sebanyak dua kali. Pertama di Jakarta, Bogor, Solo, dan Medan pada 8 Septermber 2016 dan kedua dilakukan di Kelurahan Telanjung Udik, dan Kelurahan Karanggan, Bogor Jawa Barat.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Program Bantuan Pangan Non Tunai dan Manfaatnya