Pengajuan online KTA Bank dan pinjaman tanpa agunan non bank

Usaha yang Layak Mendapatkan Kredit Usaha Rakyat Mikro & Kecil

KTA Bank - Program Kredit Usaha Rakyat menjadi salah satu solusi terbaik bagi pelaku Usaha Kecil Mikro dalam upaya menumbuhkan usaha yang telah ada. Kendati demikian tidak sedikit dari masyarakat yang bertanya-tanya apakah jenis usaha mereka layak mendapatkan  pembiayaan KUR? Untuk memperoleh informasi terkait jenis usaha yang layak mendapatkan KUR Mikro dan Kecil silakan simak ulasan di bawah ini.

Dalam upaya meningkatkan kualitas dan pencapaian target penyaluran dana KUR, Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia yang berperan sebagai ketua komite kebijakan pembiayaan bagi UMKM (Pemenko) Nomor 11 Tahun 2017. Peraturan menteri terkait Pedoman Pelaksanaan Kredit Usaha Rakyat secara efektif berlaku mulai 1 Januari 2018.
usaha-layak-dapat-kur

Daftar Usaha yang Bisa Mendapatkan Kredit Usaha Rakyat

Selain memuat berbagai ketentuan utama, dalam peraturan tesebut juga telah ditetapkan usaha yang layak mendapatkan (Kredit Usaha Rakyat Mikro dan Kecil). Berikut jenis usaha yang berhak mengajukan pinjaman modal kerja dan investasi bunga 7% per tahun.

1. Pertanian, dan Kehutanan

Seluruh usaha pertanian dan kehutanan yang produktif dapat mengajukan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat. Sektor pertanian yang dimaksud termasuk jenis pertanian tanaman pangan, perkebunan dan holtikultura seperti petani padi, sagu, kedelai, sayur, petani cabai, kelapa sawit dan lain sebagainya. Selain usaha tanaman pangan, dan peternakan juga bisa memperoleh pembiayaan modal kerja maupun investasi. Contoh usaha budidaya dan peternakan seperti peternak kambing, sapi, domba, peternak ayam dan lain sebagainya.

2. Kelautan dan Perikanan

Sektor kelautan dan perikanan juga tergolong sebagai usaha yang layak mendapatkan kredit usaha rakyat. Termasuk di dalamnya jenis usaha penangkapan dan budidaya ikan seperti nelayan, usaha budidaya ikan air tawar, keramba, usaha pembibitan dan pembesaran ikan, lobster, dan usaha pengolahan ikan.

3. Industri Pengolahan dan Usaha Kreatif

Seluruh jenis usaha industri pengolahan dan Kreatif dapat dibiayai KUR mikro maupun KUR Kecil. Contoh industri pengolahan seperti: Mebeler, Periklanan, Perfilman, Animasi, Video, dan alat pendukung pengolahan kegiatan ketahanan pangan. Jadi bagi anda yang bergelur dibidang tersebut memungkinkan untuk mengajukan pinjaman sebagai modal kerja dan investasi.

4. Usaha di Sektor Konstruksi

Usaha di bidang konstruksi juga dapat mengajukan pinjaman KUR bunga 7%. Termasuk di dalamnya usaha konstruksi perumahan, konstruksi gedung dan bangunan bertingkat, konstruksi bangunan perairan, da lain sebagainya.

5. Usaha Perdagangan

Bagi anda yang bekecimpung dalam usaha perdagangan seperti toko kelontong, pedagang mie ayam, bakso, dan lain sebagainya. Diperbolehkan mengajukan permohonan pinjaman KUR Mikro maupun KUR Kecil dalam rangka meningkatkan kualitas dan omset penjualan.

6. Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makanan

Usaha di bidang akomodasi dan makanan seperti catering, penyembelihan hewan, dan lain sebagainya termasuk salah satu diantara sekian banyak usaha yang layak mendapatkan Kredit Usaha Rakyat Mikro & Kecil.

7. Transportasi, Pergudangan, dan Komunikasi

Kredit Usaha Rakyat juga disediakan bagi pelaku usaha transportasi, pergudangan, dan komunikasi di Indonesia yang mengantongi Surat Izin Usaha Mikro Kecil dari pemerintah daerah dan atau surat keterangan usaha sejenis yang dikeluarkan oleh pemerintah Desa maupun Kecamatan.

Selain beberapa sektor usaha di atas, akses pembiayaan modal kerja dan investasi dengan bunga ringan juga ditujukan bagi usaha di sektor Real Estate, Jasa Perusahaan, Usaha Persewaan, Jasa Pendidikan, Jasa kesehatan dan kegiatan sosial, serta Jasa Kemasyarakatan, Sosial Budaya, dan Hiburan.
skema kur khsusu

Pola Penyaluran KUR Khusus

Sebagaimana yang diberikan berbagai media pada tahun ini pemerintah meluncurkan skema khusus dalam menyaluran Kredit Usaha Rakyat. Secara umum penyaluran KUR Khusus dibedakan menjadi 3 (tiga) yakni penyaluran khusus untuk perkebunan, perikanan, dan peternakan rakyat.

1. KUR Khusus Perkebunan Rakyat

KUR Khusus untuk Perkebunan Rakyat adalah fasilitas pembiayaan modal kerja dan investasi yang ditujukan untuk komoditas Perkebunan Rakyat. Lebih lanjut penyaluran KUR bagi pelaku usaha ini hanya dilakukan dengan mekanisme kelompok dan dikelola secara bersama-sama dalam bentuk klaster melalui mitra usaha. Dilihat dari limit pinjaman, KUR Khusus sama dengan KUR Kecil yakni diberikan dengan limit di atas Rp 25.000.000 sampai Rp 500.000.000 per anggota kelompok.

2. KUR Khusus Peternakan Rakyat

Pinjaman KUR bagi peternakan rakyat diberikan secara kelompok yang dikelola bersama dalam bentuk klaster melalui mitra usaha. Adapun plafon pinjaman yang diberikan yakni Rp 25 juta – Rp 50 juta bagi setiap anggota kelompok peternakan rakyat. Suku bunga yang berlaku yakni 7% efektif per tahun atau disesuaikan dengan suku bunga flat/ anuitas yang setara.

3. KUR Khusus Perikanan Rakyat

Ditujukan bagi kelompok usaha Perikanan Rakyat yang dikelola bersama dalam bentuk klaster dengan melalui mitra usaha. Ketentuan penyaluran KUR bagi sektor Perikanan Rakyat juga sama dengan ketentuan penyaluran bagi sektor lain. Dengan adanya fasilitas KUR Khusus, nelayan yang tergabung dalam kelompok usaha dapat mengajukan pinjaman untuk pembelian kapal.

Dengan melihat daftar usaha yang layak mendapatkan Kredit Usaha Rakyat di atas apakah anda termasuk salah satu diantaranya? Untuk memperoleh brosur KUR anda bisa mendatangi lembaga penyalur KUR 2018 terdekat seperti BRI, Bank Mandiri, BCA, Maybank, Bank Artha Graha, maupun BNI.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Usaha yang Layak Mendapatkan Kredit Usaha Rakyat Mikro & Kecil