Perhatikan Hal ini Sebelum Mengajukan KTA untuk Biaya Pernikahan


Produk Kredit Tanpa Agunan (KTA) dari perbankan memang menjadi pilihan utama sebagian besar nasabah saat membutuhkan pinjaman dana. Persyaratan serta proses cepat menjadi salah satu alasan kenapa banyak nasabah memilih produk kredit yang satu ini. Bahkan tidak jarang seorang nasabah mengajukan KTA untuk biaya pernikahan. Meski hal tersebut sah-sah saja dilakukan namun ada baiknya kamu perhatikan beberapa hal di bawah ini sebelum memutuskan untuk mengajukan aplikasi KTA guna menambah modal pernikahan.

Bukan rahasia jika pernikahan menjadi moment terpenting dalam kehidupan setiap orang dan membutuhkan biaya besar. Bahkan tidak jarang pengeluaran jauh lebih besar dari estimasi biaya yang semula kita perkirakan. Tidak heran jika kemudian sebagian dari kita memilih jalan pintas mengajukan pinjaman ke bank agar acara pernikahan berjalan sesuai rencana. Salah satu produk kredit bank yang bisa diajukan untuk pembiayaan pernikahan ialah Kredit Tanpa Agunan.
mengajukan kta untuk biaya pernikahan

Keunggulan Pinjaman KTA untuk Biaya Pernikahan

Kredit Tanpa Agunan memang tidak secara spesifik ditawarkan hanya untuk biaya pernikahan saja. Lebih tepat lagi pinjaman KTA dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan konsumtif maupun produktif mulai dari biaya pendidikan, biaya pengobatan, biaya liburan, dan lain sebagainya termasuk dapat dimanfaatkan sebagai sumber biaya pernikahan. Berikut beberapa kelebihan produk KTA Bank.
  • Tidak membutuhkan jaminan sebagaimana pinjaman multiguna yang membutuhkan agunan berupa BPKB motor/ mobil maupun sertifikat rumah.
  • Proses pengajuan cepat bahkan di era digital seperti saat ini prosedur pengajuan online sangat mungkin dilakukan.
  • Persyaratan dokumen mudah dipenuhi nasabah sehingga memungkinkan siapa saja mengajukan aplikasi kredit.
  • Pencairan pinjaman cepat mulai 14 hari, 7 hari, bahkan ada juga fasilitas KTA 1 hari cair dari salah satu perbankan di Indonesia.
  • Suku bunga flat dengan pembayaran cicilan dapat disesuaikan dengan penghasilan, tenor, dan plafon pinjaman.
  • Prosedur pembayaran angsuran mudah dan fleksible  bahkan sering dilakukan dengan metode autodebit sehingga tidak perlu khawatir akan denda keterlambatan.
  • Banyak ditawarkan oleh perbankan konvensional mulai dari Bank Mandiri, BCA, Permata Bank, ANZ, hingga Bank DBS Indonesia sehingga sangat mudah ditemukan.
Dari berbagai keunggulan di atas bisa kita simpulkan bahwa produk KTA sangat sesuai bagi nasabah yang membutuhkan dana cepat termasuk dalam upaya menambah modal pernikahan.

Hal yang Perlu Kamu Perhatikan Sebelum Mengajukan KTA untuk Biaya Pernikahan

KTA sebagai salah satu produk pinjaman memang bisa dimanfaatkan untuk memenuhi segala macam kebutuhan konsumtif maupun produktif termasuk sebagai biaya pernikahan. Kendati demikian ada beberapa hal pokok yang perlu kamu perhatikan dan pertimbangkan kembali sebelum memilih fasilitas KTA Bank untuk menutup kekurangan biaya pernikahan. Berikut beberapa hal yang perlu kamu pertimbangkan.

1. Penghasilan Bulanan Setelah Dipotong Angsuran Pinjaman

Jangan dikira setelah acara pernikahan kebutuhan kamu akan berkurang. Ingat pengatin baru biasanya memiliki pengeluaran lebih besar dibandingkan pengeluaran sebelumnya baik untuk kebutuhan makan, sandang, maupun papan termasuk di dalamnya membeli perabotan rumah tangga.Untuk itu pastikan kamu telah mempertimbangkan penghasilan bulanan setelah dipotong angsuran pinjaman dengan perkiraan pengeluaran bulanan sebelum mengajukan KTA untuk biaya pernikahan.

2. Apakah Kamu Sudah Punya Rumah Sendiri? Atau Berencana Akan Mengambil KPR Setelah Menikah?

Jika kamu belum memiliki rumah sendiri atau bahkan berencana akan mengambil KPR setelah berkeluarga, ada baiknya pengajukan KTA sebagai solusi dana pernikahan kamu pertimbangkan kembali. Pasalnya dengan beban angsuran bulanan dan pengeluaran lebih besar belum tentu kamu bisa segera mengambil Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sebagaimana rencana sebelumnya.

3. Pengeluaran yang Semakin Besar dan Rencana Mahligai Rumah Tangga

Jika dibandingkan dengan hidup seorang bujangan, pengeluaran bulanan jauh lebih besar saat telah berkeluarga. Disisi lain sebagai makhluk sosial tentunya setiap pasangan suami istri berkeinginan untuk segera memiliki momongan. Nah guna mempersiapkan kehamilan dan kelahiran buah hati juga memerlukan biaya tidak sedikit. Untuk itu pastikan pula kamu telah mempertimbangkan hal tersebut secara matang sebelum mengajukan aplikasi KTA untuk biaya pernikahan.

Dengan mempertimbangkan ketiga hal di atas, kamu bisa menyimpulkan sendiri apakah produk pinjaman KTA layak untuk diajukan sebagai biaya pernikahan atau perlu mencari solusi lain agar biaya pernikahan tercukupi tanpa menggunakan pinjaman dana.
pinjaman dana

Alternatif Pinjaman untuk Biaya Pernikahan Non Bank

Selain produk KTA, fasilitas pinjaman sebagai sarana menambah modal pernikahan juga bisa kamu dapatkan dari beberapa produk pinjaman bank dan non bank. Salah satu pinjaman untuk biaya pernikahan non bank bisa kamu dapatkan melalui Fintech Lending. Finch Lending merupakan perusahaan keuangan berbasis digital yang biasa menawarkan pinjaman online.

Salah satu Fintech Lending di Indonesia yang menawarkan pinjaman untuk pernikahan non bank yakni Investree. Investree merupakan platform Fintech P2P Lending dari PT Investree Radhika Jaya yang memungkinkan pengguna untuk mengajukan pinjaman sebagai tambahan modal pernikahan. Melalui fintech tersebut kamu bisa mengajukan pinjaman dana cepat mulai Rp 5.000.000 hingga Rp 50.000.000 tanpa jaminan.

Keunggulan pinjaman online dari Investree yakni tenor pinjaman pendek antara 3 bulan sampai 12 bulan sehingga proses angsuran lebih cepat terselesaikan dibandingkan dengan angsuran pinjaman KTA yang bisa mencapai 5 tahun.

Cara dan Tips Mengatur Biaya Pernikahan Agar Tidak Memerlukan Pinjaman

Selain mengajukan pinjaman online maupun KTA untuk biaya pernikahan sebenarnya kamu bisa mencari solusi terbaik sehingga tidak membutuhkan pinjaman dana. Berikut beberapa hal yang bisa kamu coba sebagai upaya menekan pengeluaran dalam rangka acara pernikahan.

1. Memperpanjang Masa Tunangan

Meski bukan menjadi alternatif terbaik, namun jika kamu memang belum siap secara finansial tidak ada salahnya memperpanjang masa tunangan. Dengan demikian kamu dan si doi masih memiliki waktu untuk mengumpulkan modal pernikahan.

2. Mencari Penghasilan Sampingan

Guna mewujudkan pernikahan sebagaimana yang telah direncanakan kamu bisa mencari penghasilan sampingan untuk mengumpulkan pundi rupiah. Kehidupan masyarakat yang lebih kompleks saat ini telah menciptakan peluang baru dan dapat kamu jadikan alternatif sebagai upaya mencari penghasilan tambahan. Dengan adanya pemasukan tambahan tentunya kamu bisa lebih cepat mengumpulkan dana pernikahan sehingga tidak perlu mencari pinjaman.

3. Berhemat dan Menekan Biaya Pernikahan

Kenaikan harga yang kerap terjadi secara signifikan tidak menutup kemungkinan rencana anggaran pernikahan berantakan. Agar dalam acara pernikahan kamu tidak perlu mencari pinjaman tidak ada salahnya jika mulai berhemat dan menekan biaya pernikahan mulai dari persiapan seperti prewedding, undangan, souvenir, hingga acara resepsi pada hari pernikahan seperti jumlah undangan, catering, maupun Event Organaizer (jika menggunakan).

Mengajukan KTA untuk biaya pernikahan memang bisa saja kamu lakukan. Namun sebelumnya kami sarankan bagi kamu untuk memperhatikan beberapa hal di atas serta mencari jalan keluar tanpa harus mengajukan pinjaman dana.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Perhatikan Hal ini Sebelum Mengajukan KTA untuk Biaya Pernikahan