Jenis Investasi Jangka Panjang dan Jangka Pendek Paling Menguntungkan

Memilih jenis investasi jangka panjang dan jangka pendek memang butuh kejelian serta pertimbangan matang sebelumnya. Hal ini perlu dilakukan karena di setiap jenis investasi terdapat risiko berbanding dengan modal yang dikeluarkan. Dengan kata lain semakin besar modal yang kita tanamkan maka akan semakin besar pula risiko yang kita hadapi ke depannya.

Namun asalkan tepat dalam melakukan pertimbangan, risiko bukanlah momok dari usaha kita untuk mencoba berinvestasi baik itu jangka pendek maupun panjang. Jenis investasi jangka pendek paling cocok dilakukan bagi seseorang yang mengharapkan perputaran uang sementara investasi jangka panjang cocok bagi orang yang memiliki banyak dana atau “uang nganggur”

jenis-investasi-jangka-panjang-dan-jangka-pendek-paling-menguntungkan

Jenis Investasi Jangka Pendek yang Paling Menguntungkan

Investasi jangka pendek cukup banyak diminati masyarakat di suluruh dunia termasuk di Indonesia. Hal ini dipilih karena dapat mempercepat keuntungan yang dapat kita kumpulkan. Di bawah ini merupakan contoh investasi jangka pendek yang dipercaya dapat mendatangkan keuntungan secara cepat:

Saham

Saham menjadi pilihan utama untuk berinvestasi jangka pendek yang paling menguntungkan. Namun jenis investasi ini memerlukan modal utama cukup besar dengan risiko yang setara. Bagi Anda yang ingin berinvestasi di bidang saham kami sarankan untuk terlebih dahulu memahami sistem kerja dari jual beli saham, belajar mengenai waktu yang tepat untuk membeli lembaran saham dan kapan waktu yang tepat untuk melepas dan menjualnya kembali merupakan langkah pertama yang dapat Anda lakukan.

Pada ulasan sebelumnya sedikit banyak telah kita sampaikan bahwa dalam investasi saham terdapat dua jenis keuntungan yakni dividen atau bagi hasil dari keuntugan perusahaan pada pemegang saham dan keuntungan kedua yang diperoleh saat menjual saham itu kembali dengan ketentuan harga jual lebih besar dari harga beli saat Anda membeli saham tersebut.

Forex

Sebagai gambaran awal forex dapat kita maknai sebagai upaya investasi dengan memperjual belikan mata uang asing atau dengan kata lain mencari keuntungan dari nilai tukar suatu mata uang. Meski memiliki modal dan risiko yang cukup besar namun jika prediksi Anda dalam memutuskan buy and sell tepat maka keuntungan yang Anda dapatkan akan besar pula. Naik turunnya nilai tukar suatu mata uang membuat forex patut dijadikan sebagai jenis investasi jangka pendek yang paling menguntungkan. Bagi Anda yang berkantong tebal dan tertarik dengan sistem investasi forex ada baiknya terlebih dahulu mempelajari sistem kerja forex atau memilih untuk berinvestasi melalui broker forex terpercaya.

Deposito Berjangka

Deposito berjangka menjadi pilihan lain yang lebih menguntungkan daripada tabungan bank, alasan utamanya yakni suku bunga yang diberikan pada deposito lebih besar ketimbang bunga tabungan. Terlebih untuk saat ini dimana pemerintah melalui Bank Indonesia mengeluarkan kebijakan penurunan suku bunga yang berimbas pada turunya pula suku bunga tabungan di seluruh bank.
Sebelum menempatkan uang Anda sebagai dana deposito ada baiknya terlebih dahulu Anda tanyakan besaran suku bunga antara jangka waktu tertentu karena biasanya perbankan akan memberikan suku bunga berbeda antara deposito jangka 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, maupun 12 bulan, jika melalui kalkulasi Anda telah membandingkannya berikutnya pilih deposito dengan jangka waktu dan suku bunga yang paling menguntungkan bagi Anda.

Bagi Anda yang ingin memulai investasi dalam bentuk deposito hal utama yang perlu dilakukan ialah membuka rekening deposito di bank pilihan sekaligus melakukan setoran awal dengan minimal yang telah ditentukan. Sebagai contoh Bank Central Asia (BCA) memberikan ketentuan minimal deposito sebesar Rp 8.000.000 untuk jenis rupiah dan $ 1000 untuk deposito dollar. Sementara itu di bank BRI minimal deposito rupiah sebesar Rp 10.000.000.

Contoh Investasi Jangka Panjang

Sukuk dan Obligasi

Obligasi merupakan suatu investasi dengan cara memberikan hutang kepada perusahaan atau suatu instansi selama jangka waktu tertentu. Berbeda dengan saham yang dapat kita katakan sebagai bukti kepemilikan perusahaan obligasi sebatas bukti pemberian hutang kepada suatu perusahaan dan tidak memiliki hak atas perusahaan tersebut. Akhir-akhir ini jenis obligasi syariah atau sukuk mulai muncul dan banyak diminati oleh kalangan investor sebagai usaha ivesatasi jangka panjang yang paling menguntungkan.

Keuntungan investor dari obligasi terdapat pada suku bunga atas jasa pinjaman yang mereka berikan sementara itu keuntungan bagi pemegang sukuk atau obligasi syariah didapatkan dari hasil bagi keuntungan perusahaan. Beberapa orang memilih obligasi konvensional dengan minimal risiko sementara beberapa orang yang lebih mengedepankan agama (hukum islam) condong untuk memilih jenis obligasi syariah dimana keuntungan didapat dari keuntungan perusahaan dalam waktu tertentu dan memiliki risiko kerugian pula jika perusahaan tersebut mengalami kebangkrutan.

Selain jeni obligasi dan sukuk investasi jangka panjang yang dapat memberikan keuntungan besar cukup beragam mulai dari Reksadana, Tanah dan Properti, serta Emas Batangan. Untuk memahami ketiga jenis investasi jangka panjang tersebut bisa kita simak di sini.

Beberapa jenis investasi jangka panjang dan jangka pendek di atas sebatas ulasan semata yang dipercayai paling banyak mendatangkan keuntungan. Sebelum memutuskan untuk memilih salah satu media investasi ada baiknya terlebih dahulu Anda kenali bagaimana sistem dari jenis investasi paling menguntungkan tersebut. Sementara bagi Anda yang lebih memilih investasi riil coba baca ulasan tentang investasi pohon.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel