"Kartu Pintar KUR" Disiapkan Pemerintah Agar Penyaluran Lebih Efisien dan Efektif

KTA Bank - Setelah melakukan evaluasi terhadap penyaluran program kredit usaha rakyat tahun 2016 kini pemerintah telah mempersiapkan rancangan sistem penyaluran KUR melalui kartu pintar agar dapat tersalurkan dan berjalan lebih efektif dari tahun-tahun sebelumnya.

Menurut Darmin Nasution selaku Menteri Koordinator Bidang Perekonomian kartu pintar ini nantinya akan diberikan bagi pelaku usaha yang mengajukan kredit usaha rakyat pada perbankan dan bermanfaat dalam merekap serta merekam transaksi yang dilakukan secara langsung karena memungkinkan untuk di integritas-kan dengan sistem penyaluran KUR milik pemerintah dan perbankan.

kartu-pintar-kur
"Enggak usah pintar-pintar amat kartunya, namun harus terekam semua di kartu itu. Sehingga orang kalau perlunya (dana) 6 bulan, enggak perlu pinjam (yang) setahun," ujar Darmin saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR, Jakarta, Selasa (14/2/2017) dikutip dari halaman kompas.
Lebih lanjut Darmin mengatakan jika BRI selaku Bank penyalur KUR terbesar telah siap untuk merealisasika Kartu Pintar KUR dan menyediakannya bagi masyarakat yang melakukan pengajuan. Hal ini tentu didasari atas tersedianya fasilitas Satelit pribadi milik PT. Bank Rakyat Indonesia (Tbk) yang memungkinkan rencana tersebut dapat dikerjakan secara efektif.

Jika selama ini penerima pinjaman KUR tidak dapat langsung terekam melalui sistem perbankan diharapkan dengan adanya fasilitas kartu khusus ini segala transaksi dan rekam jejak penerima manfaat kredit usaha rakyat dapat tercatat secara langsung oleh pihak Bank Penyalur. Dengan demikian data serta transaksi yang dilakukan debitur bisa langsung terekam dan diketahui melalui sistem KUR yang tersedia.

Dengan adanya Kartu Pintar KUR ini harapannya pelaku usaha kecil di sektor produksi seperti para petani, peternak, hingga nelayan dapat menghitung nominal kredit yang akan diajukan sesuai kebutuhan.

Semisal seorang petani hanya membutuhkan pinjaman dalam satu kali panen maka petani tersebut tidak perlu meminjam dana selama satu tahun namun cukup mengajukan pinjaman dengan tenor 6 bulan sehingga bunga yang dibayarkan juga jauh lebih ringan yakni 4,5% selama 6 bulan tersebut. Penerbitan kartu pintar ini rencananya akan dilakukan di tahun 2018 mendatang.
"Kami sudah ke arah sana namun belum tahun ini, tahun depan Insya Allah," kata Darmin.
Dana KUR 2017 disiapkan pemerintah sebesar Rp 110 Triliun yang akan disalurkan melalui 33 Bank termasuk BRI, BNI, Bank Mandiri, dan BPD. Dari dana tersebut pemerintah menargetkan 40% untuk disalurkan bagi pelaku usaha di sektor produksi. Simak juga: Tabel KUR BRI 2017.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel