Syarat KUR Ritel Bank BTPN Januari 2018

KUR Ritel BTPN 2018 dapat diajukan oleh pedagang dan pengusaha UMKM dengan nominal pinjaman di atas Rp 25 juta sampai Rp 200 juta. Adapun jangka waktu atau tenor kredit maksimal hingga 48 bulan untuk pengajuan sebagai modal kerja dan 60 bulan untuk jenis pinjaman investasi. Fasilitas ini dapat dijadikan sebagai solusi terbaik dalam mendapatkan pinjaman modal usaha dengan bunga ringan.

Kredit Modal Kerja yang dimaksud dalam pengajuan KUR BTPN yakni pengajuan kredit untuk pemenuhan kebutuhan usaha/ modal kerja baik dalam bentuk penambahan bahan mentah maupun barang dagangan. Sementara untuk keperluan investasi pengusaha atau UMKM dapat mengajukan kredit hingga Rp 200 juta sebagai modal pengembangan usaha baik peremanjaan mesin produksi maupun pengembangan usaha itu sendiri.

Menariknya lagi Bank BTPN sebagai penyalur dana KUR 2018 memfasilitasi debitur dengan pelatihan wiraswasta guna meningkatkan sekaligus mengelola bisnis yang mereka geluti. Dengan demikian penerima pinjaman KUR BTPN tidak sekedar memperoleh pinjaman modal saja melainkan juga bisa mengikuti program daya guna menunjang kesuksesan usaha yang mereka geluti.

Syarat dan Ketentuan KUR Ritel Bank BTPN

Bagi anda yang termasuk salah satu pelaku usaha di sektor UMKM dapat mengajukan KUR Ritel dengan ketentuan sebagai berikut:
  • Tidak sedang memperoleh pinjaman KUR dari perbankan/ lembaga keuangan lain.
  • Tidak sedang menikmati pinjaman produktif (modal usaha) dari perbankan lain.
  • Pemegang Kartu Kredit dan perorangan yang memiliki pinjaman konsumtif (KTA, KPR, KKB) masih diperbolehkan mengajukan KUR.
  • Mengisi dan melengkapi formulir pengajuan redit usaha rakyat.
  • Bisnis yang dimiliki telah berjalan minimal 6 bulan.
  • WNI, dengan minimal usia 21 tahun atau di atas 18 tahun bila telah menikah.
  • Tidak pernah terdaftar blacklist BI atau tersandung kasus kredit macet.
  • Permohonan KUR akan diproses sesuai ketentuan dan peraturan yang berlaku.
  • Pencairan dana dilakukan ke rekening BTPN Wow.
  • Dan persyaratan lain bila dibutuhkan.

Dokumen yang Dibutuhkan

Selain syarat di atas calon debitur membutuhkan beberapa dokumen sebagai penunjang pengajuan KUR Ritel BTPN 2018. Adapun dokumen yang dibutuhkan dapat anda lihat di bawah ini:
  1. Formulir pengajuan kredit yang bisa anda peroleh melalui kantor cabang BTPN.
  2. Kartu Tanpa Penduduk (KTP) pemohon dan pasangan (Suami/ Istri).
  3. Fotocopy Kartu Keluarga (KK) dan Akta Nikah khusus bagi debitur yang telah berkeluarga.
  4. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
  5. Legalitas usaha atau surat keterangan usaha yang dikeluarkan oleh penjabat kelurahan maupun penjabat lain yang berwewenang.
  6. Perjanjian kredit dan surat pengikat jaminan.

Biaya dan Suku Bunga

  • Pinjaman KUR BTPN diberikan dengan suku bunga tetap per bulan yang telah disesuaikan dengan suku bunga efektif per tahun sesuai ketentuan dan peraturan perundang-undangan.
  • Biaya tata laksana dibebankan bagi debitur dengan nominal antara Rp 499 ribu hingga Rp 999 ribu.
  • Risiko denda keterlambatan dikenakan berdasar keterlambatan per hari atau dengan minimal denda 5% dari angsuran bulanan.
  • Biaya percepatan pelunasan juga bisa saja dikenakan bagi debitur yang melunasi angsuran sebelum jatuh tempo. Adapun biaya penalti pelunasan dipercepat yakni sebesar tiga kali dari kewajiban bulanan.
Simak Juga: Tabel KUR BRI 2018

Untuk sementara Bank BTPN baru melayani penyaluran KUR di beberapa kota besar berikut ini:
NoKotaNoKota
1Blitar11Mojokerto
2Cilacap12Pati
3Gresik13Pekalongan
4Jakarta14Purwodadi
5Jember15Purwokerto
6Kediri16Surabaya
7Kudus17Semarang
8Karawang18Tangerang
9Malang19Tegal
10Medan

Dari ketentuan dan syarat KUR Ritel BTPN 2018 di atas anda dapat membandingkannya dengan persyaratan pengajuan KUR dari perbankan lain semisal KUR BRI maupun KUR Bank Mandiri. Untuk Informasi terbaru dan terupdate silakan kunjungi kantor cabang BTNP penyalur KUR terdekat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel